Selasa, 16 Juli 2019
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, melalui Dinas Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah (UKM), mendapatkan Penghargaan Pemerintah Daerah
dengan Nomenklatur Tunggal Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan
Menengah dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Penghargaan
diterima langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bandung H. Gun Gun Gunawan
dari Menteri Koperasi dan UKM RI A.A.G.N Puspayoga dalam Acara Malam
Penghargaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Java Heritage Hotel
(Hastinapura Convention Center) Kecamatan Purwokerto Kabupaten Banyumas
Provinsi Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019).
“Kabupaten
Bandung terus fokus bagaimana mengembangkan koperasi baik dari segi
anggaran, pembinaan, evaluasi maupun pencapaian target. Di samping itu
juga bagaimana peningkatan pembinaan terhadap UKM, sehingga dengan
adanya nomenklatur tunggal ini ke depannya koperasi dan UKM bisa
berjalan lebih baik lagi,” ucap Wabup Gun Gun usai menerima penghargaan.
Selain
penghargaan terhadap Dinas Koperasi dan UKM, tiga koperasi asal
Kabupaten Bandung juga mendapatkan penghargaan, di antaranya KOPAGA
Sauyunan yang berhasil meraih Penghargaan Koperasi Berprestasi, serta
KSP Ikhtiar Sejahtera dan Koperasi Baitul Maal Wattamwil Fadhilla yang
diganjar Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM.
“Penghargaan ini merupakan bonus, namun yang lebih utama kita kembali
lagi pada perjuangan ekonomi kerakyatan. Perjuangan yang bisa
mewujudkan kesejahteraan masyarakat, menuju kabupaten bandung yang maju,
mandiri dan berdaya saing,” tutur Gun Gun Gunawan.
Harkopnas
ke-72 yang dipusatkan di ibukota Kabupaten Banyumas pada tahun ini,
mengangkat tema ‘Reformasi Total Koperasi di Era Industri 4.0’. Gun Gun
menyebut, koperasi sebagai alat bantu pembangunan perekonomian di
Indonesia harus mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Tantangan
teknologi industri dan digital pada era saat ini, harus mampu dijawab
para penggiat koperasi dan UKM. Namun tentunya dengan tidak
menghilangkan asas kekeluargaan, sebagai dasar pembentukannya. Semoga
prestasi yang diraih tidak berhenti sampai di sini saja, dalam arti
terus dikembangkan. Tentunya juga diharapkan dapat menjadi motivasi dan
inspirasi bagi koperasi dan UKM lain, serta masyarakat Kabupaten Bandung
pada umumnya,” lanjut Gun Gun.
Sementara itu Kepala
Dinas Koperasi (Kadiskop) dan UKM, Dr. H. Cakra Amiyana, yang turut
mendampingi wabup mengatakan, selama ini koperasi telah mengalami tren
yang menurun. Penurunan itu dirasakan baik dari sisi persaingan, jumlah
dan tingkat partisipasi.
“Terutama tingkat partisipasi
dari kaum milenial. Oleh karena itu, kami ingin menjadikan Harkopnas ini
sebagai batu loncatan, untuk memperkenalkan lagi keunggulan-keunggulan
dari koperasi. Semoga peringatan Harkopnas ini menjadi momentum
kebangkitan koperasi, khususnya di Kabupaten Bandung,” ujar Kadiskop.
Cakra
Amiyana menyebut Kabupaten Bandung akan menjadi tuan rumah
penyelenggaraan Harkopnas tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Harkopnas
Jabar mengangkat tema ‘Semangat Kolaborasi Koperasi Berbasis Digital
Platform Menuju Jabar Juara Lahir dan Batin’, dan akan berlangsung di Dome Bale Rame mulai 26 sampai 28 Juli 2019.
Sedangkan
di tingkat Kabupaten Bandung, tema yang diangkat yaitu ‘Sabilulungan
Koperasi Milenial Menuju Kabupaten Bandung yang Maju, Mandiri, dan
Berdaya Saing’. “Ketiga tema di tiap tingkatan berbeda, namun memiliki
pesan yang sama. Bagaimana meningkatkan koperasi di era digital,
terutama memperkenalkannya kembali kepada kaum muda, khususnya di
Kabupaten Bandung,” pungkas Cakra Amiyana.
Sumber: Humas Pemkab Bandung




Tidak ada komentar:
Posting Komentar